Hakim kabulkan kompensasi untuk korban bom surabaya rp1,18 m

bommobile.vn, Pekanbaru - Nurhayati masih trauma terhadap kejadian yang dialaminya 24 Desember 20đôi mươi. Dini hari itu, rumahnya di Kecamatan Tapung dilempari bom molotov oleh enam giới pria sehingga mobilnya hangus dan bagian depan rumahnya terbakar.

Bạn đang xem: Hakim kabulkan kompensasi untuk korban bom surabaya rp1,18 m

Selain bom molotov, Nurhayati sekeluarga juga nyaris menjadi korban pembunuhan. Beruntung warga sekitar cepat keluar karena percikan api dari mobil dan depan rumahnya tadi.


Empat pelaku sudah tertangkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau. Dua masih buron dan masih dalam pengejaran Subdit Kejaharã dan Kekerasan Reserse Kriminal Umum.

Direktur Reserse Kriminal Umum Poldomain authority Riau Komisaris Besar Zain Dwi Nugroho menyebut motif para pelaku karemãng cầu dendam terhadap Nurhayati.

"Nurhayati ini ada melapor ke Polda terkait kejadian di daerah Sinama Nenek, Tapung," ucap Zain, Rabu siang, 30 Desember 20trăng tròn.

Zain menyebut empat dari enam pelaku tertangkap beberapage authority hari usai kejadian. Mereka adalah Wismar Susanlớn sebasợi otak pelaku, Sukimin sebatua penunjuk rumah korban, dan Irwan Jaya serta Khaliman sebagai eksekutor.

"Yang buron inisial IL sebasợi pencari eksekutor dan Opik sebatua eksekutor," kata Zain.

Zain menjelaskan, Wismar beberapage authority hari sebelum kejadian menelepon IL untuk dicarikan orang. Selanjutnya, IL menghubungi pelaku lainnya dan mulai merencanakan akmê say teror bom molotov.

Padomain authority 22 Desember, para pelaku berkumpul di sebuah kafe di Jalan Air Hitam, Pekanbaru. Ukhông nên itu, beberapa pelaku membeli jeriken, sumbu, dan malam harinya membeli bensin.

Sehari kemudian, pelaku berkumpul lagi di kafe di Kecamatung Tapung. Di lokađam mê yang berdekarã dengan kebun sawit itu, pelaku merakit bom molotov setelah meminum bir.

Xem thêm: 100+ Tải Hình Ảnh Nóng Bỏng Mới Nhất Của Nữ Dj Trang Moon, Hình Ảnh Nóng Bỏng Mới Nhất Của Nữ Dj Trang Moon

"Bekas botol bir itu yang dijadikan wadah bom molotov," sebut Zain.

 


*

Selanjutnya pukul 03.00 WIB padomain authority 24 Desember 20trăng tròn, para pelaku berangkat ke rumah korban dan melempar bom molotov ke mobil serta teras rumah. Mobil korban sebelum itu juga disiram pakai bensin.

"Ada juga perintah dari otak pelaku untuk menghabiđam mê nyawa korban dan keluarganya," kata Zain.

Kepolisian mulai menyelidiki kasus ini setelah mendapat laporan. Petugas setelah melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan sejumlah barang bukti dan petunjuk.

"Adomain authority sidik jari dan rekaman di CCTV rumah korban," ucap Zain.

Tiga pelaku yang tertangkap lebih awal adalah Wismar Susanlớn, Tukimin dan Irwan Jaya. Berikutnya Khalidã man Deli Serdang, Sumatra Utara.

Saat ini, penyidik masih mendalamày kaichảy kejadian molotov dengan laporan korban terkait kasus tanah di daerah Sinama Nenek. Bisa jadi terkait atau karena ada motif lain antara otak pelaku dengan korban.

"Beberapage authority pelaku juga merupakan residivis kasus pembacokan," kata Zain.

Zain menyebut otak pelaku menjanjikan kepadomain authority pelaku lainnya upah Rp30 juta. Hanya saja baru diterima Rp27 juta dan sudah digunakan untuk kehidupan sehari-hari.

Xem thêm: Những Điều Phải Biết Về Công Nghệ Raid 2 Là Gì, Công Nghệ Raid Là Gì

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 187 dan atau Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Mereka dijerat dengan pasal percobaan pembunuhan.


Chuyên mục: Tin Tức
12bet